Selamat Datang

Translate

Pengunjung

"Warung Pojok"

Pengikut

26 April 2009

Lawar

Selain Babi Guling, Lawar adalah salah satu jenis makanan tradisional Bali yang saat ini makin populer dan makin luas. Konsumennya.Keadaan tersebut diketahui dari makin bertambahnya jumlah warung dan rumah makan di bali yang menjual lawar yang disebut dengan nama lawar Bali. Namun diakui data tentang jumlah pedagang atau rumah makan yang menjual lawar di Bali belum ada catatan yang pasti jumlahnya.

Pada awalnya lawar ini hanyalah sebuah lauk yang biasa ada di rumah atau hanya ada saat  acara - acara tertntu, tetapi seiring dengan makin ramainya bali oleh para wisatawan saat ini lawar telah di jual luas di rumah - rumah makan yang menyajikan kuliner khas bali. Untuk anda yang tidak makan daging anda juga tetap bisa menikmati makanan ini karena saat ini juga terdapat lawar sayur.

Lawar dibuat dari campuran daging (babi atau ayam), nangka muda, pepaya muda dengan -  basa genep - bumbu lengkap Bali. Lawar biasanya dihidangkan sebagai lauk pauk dalam keseharian dan disantap sehabis melaksanakan upacara adat dengan cara prasmanan. Lawar di bali umumnya dibuat untuk upacara agama dengan campuran darah segar Babi. Namun,  kini Lawar telah juga menjadi menu favorit yang disukai banyak orang. Berbagai olahan pun dibuat tanpa memakai darah lagi. Umumnya campuran yang dipakai sebagai bahan diantaranya daun belimbing, nangka, klungah (kelapa muda) yang menawarkan rasa yang berbeda - beda. Rasa pedas yang begitu terasapun, kini telah disesuaikan dengan “lidah” para pencinta masakan khas Bali umumnya.

Jenis - jenis lawar di Bali pada umumnya dikelompokkan berdasarkan jenis daging yang digunakan yaitu lawar sapi (lawar yang menggunakan daging sapi), lawar babi (lawar yang menggunakan daging babi), demikian seterusnya untuk lawar penyu, lawar ayam, dan lawar itik berturut-turut adalah lawar yang menggunakan daging penyu,daging ayam, dan daging itik. Nama jenis-jenis lawar inilah yang telah populer

Disamping itu nama lawar juga bisa berdasarkan jenis sayuran yang digunakan seperti misalnya lawar nangka yaitu lawar yang dibuat dari buah nangka muda. Berbeda halnya dengan nama yang diberikan terhadap lawar yang akan dijual, pedagang lawar misalnya di kota Madya Denpasar memberikan nama lawar tidak berdasarkan jenis daging ataupun jenis sayur yang digunakan tetapi lebih mengutamakan nama asal daerah yaitu daerah Bali sebagai identiras produk. Sebagai contoh produk - produk seperti salak dan brem asal Bali diberi nama berturut - turut salak Bali dan brem Bali




Jalan Pintas

Mengenai Saya

Foto Saya
Terlahir dan belajar seni dipulau yang dikenal dengan seni dan pariwisata budaya,BALI

Serba Serbi Bali

 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by Angga Leo Putra Modifications by endro
fixedbanner